Pentingnya Soft Skill bagi Mahasiswa Calon Guru

  • Putu Andyka Putra Gotama Stkip Agama Hindu Amlapura
Keywords: Soft Skill, Calom Guru

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk (1) mengetahui apakah soft skill itu penting ditanamkan kepada mahasiswa calon guru, (2) mengetahui kapan soft skill itu bisa ditanamkan pada diri seseorang, dan (3) mengetahui bagaimana cara menanamkan soft skill tersebut. Kemudian, berdasarkan pembahasan, diperoleh hasil bahwa soft skill itu sangat penting dikuasai oleh seorang guru. Soft skill itu sebenarnya harus ditanamkan kepada seseorang dari kecil dan apabila dikaitkan dengan dunia pendidik, maka soft skill akan lebih baik diajarkan ketika seseorang masih menjadi mahasiswa calon guru. Selain itu, soft skill bisa ditanamkan dengan menggunakan banyak cara sesuai dengan kebutuhan, seperti  diinkludkan dalam pembelajaran di kampus, pembiasan, dan penerapan metode pemodelan.

Berdasarkan hasil pembahasan, maka penulis memberikan beberasa saran, yaitu (1) Mahasiswa calon guru hendaknya mampu menyeimbangkan antara hard skill dan soft skill, (2) Pihak lembaga pendidikan pencetak tenaga pendidik, hendaknya tidak mengabaikan soft skill, karena dengan hard skill dan soft skill  yang seimbang akan mampu melahirkan tenaga pendidik yang berkualitas dan mampu bersaing di dunia kerja, (3) Diharapkan bagi penulis lain, mampu menulis artikel yang sejenis dari aspek yang dianggap penting untuk dikaji.

 

References

Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah. 2002. Pendekatan Kontekstual. Depdiknas.

Direktorat PSMK-Ditjen Mendikdasmen-Depdiknas. 2008. Model Pembelajaran pada Sekolah Menengah Kejuruan.

Harjanto. 2005. Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Ihda. 2009. Macam-macam Pendekatan. http://ihda_kimia.student.fkip.uns.ac.id

Johnson, Elaine B. 2009. Contextual Teaching & Learning. Bandung: MLC.

Koesoema, Doni A. 2010. Pendidikan Karakter-Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo

Nurhadi. 2002. Pendekatan Kontekstual (Contextual Teaching and Learning). Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Nurhadi, dkk. 2004. Pembelajaran Kontekstual dan Penerapannya dalam KBK. Malang. Universitas Negeri Malang.

Nuryata, I Made. 2011. Pengembangan Soft Skill di SMK. Jakarta: Sekarmita.

Prima Pena, Tim. -. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gita Media Press.

Steede, Kevin. 2008. 10 Kesalahan Orangtua dalam Mendidik Anak; Solusi Bijak untuk Menghindarinya. Jakarta: Tangga Pustaka.

Sudiana, I Ketut. 2010. Peningkatan Kualitas Lulusan Melalui Pengembangan Soft Skill di Perguruan Tinggi. Makalah Disajikan dalam Lokakarya Soft Skill Implementasi PHK-I STIE Triatma Mulia Tanggal 29 Januari 2010.

Wibowo, Gunawan T. 2010. Menjadi Guru Kreatif. Jakarta: Media Maxima.

Wirati, I Gusti Agung Ayu. 2008. Penerapan Teknik Pemodelan untuk Memudahkan Menghasilkan Tulisan Eksposisi Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 4 Mengui. Skripsi (tidak diterbitkan). Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indoneisa. FBS, Undiksha.
Published
2010-07-01
How to Cite
Putra Gotama, P. A. (2010). Pentingnya Soft Skill bagi Mahasiswa Calon Guru. LAMPUHYANG, 2(2), 63-77. https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v2i2.119
Section
Articles