Pengaruh Latihan Plaiometrik terhadap Hasil Lompat Jauh Ditinjau dari Daya Ledak Otot Tungkai pada SMP Negeri 3 Sawan

  • I Komang Bagiasa Stkip Agama Hindu Amlapura
Keywords: Pelatihan plaiometrik, daya ledak otot tungkai, hasil lompat jauh

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara hasil lompat jauh pada siswa yang mengikuti pelatihan plaiometrik dengan siswa yang mengikuti pelatihan konvensional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sawan semester II tahun ajaran 2010/2011 berjumlah 221 orang. Sampel diambil dengan cara random, jumlah sampel 76 orang dengan rincian putra 40 orang dan putri 36 orang. Sampel dibagi sebanyak dua kelas yaitu 38 orang pada kelas eksperimen (VIIIB), dan 38 orang pada kelas kontrol (VIIIF). Rancangan penelitian menggunakan post test only control group design. Pengumpulan data menggunakan metode tes dan pengukuran.Setelah eksperimen berakhir data dianalisis dengan analisis statistik anakova satu jalur. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan ditemukan 1) Sebelum dikendalikan oleh kovariabel daya ledak otot tungkai, terdapat perbedaan hasil lompat jauh antara siswa yang mengikuti pelatihan plaiometrik dan pelatihan konvensional (Fhitung 84.006 > Ftabel 3.98).Dan rata-rata hitung pelatihan plaiometrik diketahui 36.55 sedangkan pelatihan konvensional 34.55 ini berarti bahwa hasil lompat jauh siswa yang mengikuti pelatihan plaiometrik lebih baik dari siswa yang mengikuti pelatihan konvensional. 2) Setelah dikendalikan oleh kovariabel daya ledak otot tungkai terdapat perbedaan hasil lompat jauh antara siswa yang mengikuti pelatihan plaiometrik dan pelatihan konvensional (Fhitung 71.60 > Ftabel 3,98). Dan rata-rata residu yang diperoleh untuk pelatihan plaiometrik 266.96 sedangkan pelatihan konvensional 262.63 ini berarti bahwa hasil lompat jauh siswa yang mengikuti pelatihan plaiometrik lebih baik dari siswa yang mengikuti pelatihan konvensional. 3) Kontribusi daya ledak otot tungkai terhadap hasil lompat jauh pada siswa yang mengikuti pelatihan plaiometrik sebesar 39.80% dan pada pelatihan konvensional sebesar 10.80% sedangkan secara keseluruhan kontribusi daya ledak otot tungkai terhadap hasil lompat jauh adalah sebesar 26.80%. Berdasarkan temuan tersebut diatas, disimpulkan bahwa pelatihan plaiometrik berpengaruh terhadap hasil lompat jauh, baik sebelum maupun setelah dikendalikan oleh kovariabel daya ledak otot tungkai.

References

Budiarta, Made Danu. 2006. “ Pengaruh Pelatihan Plaiometrik Loncat Bangku terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Mahasiswa Jurusan Penjaskesrek FPIK Undiksha”(halaman 31-33). Jurnal Penelitian Pendidikan dan Humaniora. Singaraja: Lembaga Penelitian Undiksha.

Candiasa,M. 2004. Statistik Multivariat dilengkapi Aplikasi dengan SPSS. Singaraja: Unit Penerbitan IKIP Singaraja.

Candiasa, I M. 2004.Analisis Butir Disertai Aplikasi dengan Iteanan, Bigsteps dan SPSS. Buku Penunjang Mata Kuliah Psikometri. Singaraja: Unit Penerbitan IKIP Negeri Singaraja.

Chu, Donald. A. 1992. Jumping in to Plyometrics. Champaign, llinois: Human Kinetics.

Dantes, Nyoman. 2007. Analisis Varians. Modul Mata Kuliah Metode Statistika Multivariat. Singaraja: Unit Penerbitan Undiksha.

Depdiknas, 2003.Tes Kesegaran Jasmani Indonesia Untuk Anak Umur 10-12 Tahun.Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional RI.

Dimyati, dan Mujiono. 1994. Belajar dan Pelatihan. Jakarta : Depdiknas.

Didik Zafar Sidik, “Prinsi-prinsip Latihan dalam Olahraga Prestasi”, 2010 http://www .sport-fitness-advisor.com/intervaltraining.htmlDiunduh tanggal 14 Nopember 2009.

Djoko P I, 2002. Dasar Kepelatihan. Yoyakarta: FIK UNY.

Gerry A. Carr. 1997, Atletik untuk Sekolah. Terjemahan Eri Desmarini Nasution. Fundamentals of Track & Field 1994. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Harsono. 1993. Prinsip-prinsip Latihan dan Latihan Kondisi Fisik. Jakarta: KONI PUSAT.

Iwan Swadesi, I Ketut. 2006. ”Pengaruh Pelatihan (sirkuit training) Periode Istirahat 30 Detik dan 60 Detik terhadap Kecepatan, Kelincahan dan Volume Oksigen Maksimal (VO2Mak) pada Permainan Bola Basket” (halaman 26-29). Jurnal Penelitian Pendidikan dan Humaniora. Singaraja: Lembaga Penelitian Undiksha.

Kanca, I Nyoman. 2006. Pencegahan Penyakit Degeneratif Usia Dini Melalui Pelatihan Olahraga. Pidato Pengukuhan Guru Besar. Disajikan pada Sidang Terbuka Senat Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Negeri Singaraja, 30 Januari 2006.

Kanca, I Nyoman. 2004. Pengaruh Pelatihan Fisik Aerobik dan Anaerobik Terhadap Absorpsi Karbohidrat dan Protein di Usus Halus Rattus Norvegicus Strain Wistar. Desertasi. (tidak diterbitkan). Surabaya: Program Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya.

Koyan, I Wayan (a). 2007. Buku AjarStatistik Terapan (Teknik Analisis Data Kuantitatif). Singaraja: Unit Penerbitan Undiksha.

Koyan, I Wayan (b). 2007. Assesmen dalam Pendidikan. Singaraja: Unit Penerbitan Undiksha.

Kurikulum 2004 Sekolah Menengah Pertama. Pedoman Khusus Pengembangan Sistem Penilaian Berbasis Kompetensi. Jakarta: PB Dharma Bakti Jakarta.

Mark Ginther, 2006. ”Strength training for the MMA Figther”. http://www.velovorce.net/ST for Figther.html. Diunduh tanggal 21 Februari 2010.

Nurhasan, 2001. Tes dan Pengukuran Dalam Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Jakarta: Direktorat Jendral Olahraga.

Pusat Kurikulum. 2002a. Pengembangan Silabus Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Balitbang Depdiknas.

Santoso, Giriwijoyo. 2005. Manusia dan Olahraga. Bandung: ITB.

Sudjana, 1989.Desain dan Analisis Eksperimen. Bandung: Tarsito.

Sudiana, I Ketut, 2008.“ Pengaruh Pelatihan Loncat Tegak di Tanah Berpasir dan di Tanah Tak Berpasir terhadap Kekuatan, Kecepatan dan Power Otot Tungkai” (haaman 30-33). Jurnal Penelitian dan Humaniora. Singaraja: Lembaga Penelitian Undiksha.

Sugiyono, 2010.Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta Bandung.

Sugiyono, 2009.Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta Bandung.


Suharno, 1993.Metodologi Pelatihan. Yogyakarta : Unit Penerbitan IKIP Yogyakarta.

Suratmin, 2006. “Pengaruh Metode Pelatihan Plaiometrik One Hop, Two Hop dan Three hop terhadap Lompat Jangkit” (halaman 21-26). Jurnal Penelitian Pendidikan dan Humaniora. Singaraja: Lembaga Penelitian Undiksha.

Sukardi, 2003.Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Sumadi, Suryabrata. 2003. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.

Syaiful B.J.,2002. Psikologi Belajar. Jakarta : PT Reneka Cipta.

Roji, 2005. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk SMP. Jakarta: Erlangga.
Published
2013-01-01
How to Cite
Bagiasa, I. K. (2013). Pengaruh Latihan Plaiometrik terhadap Hasil Lompat Jauh Ditinjau dari Daya Ledak Otot Tungkai pada SMP Negeri 3 Sawan. LAMPUHYANG, 4(1), 1-15. https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v4i1.134
Section
Articles