Modernitas dalam Upacara Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih.

  • Ida Made Pidada Manuaba Stkip Agama Hindu Amlapura
Keywords: Modernitas dan Upacara Bhatara Turun Kabeh

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui dan memahami keberlangsungan modernitas dalam upacara Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih, (2) Untuk mengetahui dan memahami implikasinya modernitas terhadap Upacara Bhatara Turun Kabeh.Dalam melakukan kajian terhadap permasalahan yang diteliti dilakukan dengan pendekatan (1) Teori Hegomoni (Antonio Gramsci, 1891-1937) dan (2) Teori Perubahan Sosial. Sumber data diperoleh melalui penelitian lapangan dan prosudur pengumpulan data ditempuh dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan Stadi dokumen. Selanjutnya data yang diperoleh  dari analisis teks maupun hasil wawancara disajikan secara deskriptif. Dalam analisis data dilakukan dengan analisis interpretatif.Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan bahwa penyebab moderitas dalam upacara Bhatara Turun Kabeh antara lain : (1) Perubahan budaya tradisional yang relatif statis dan konservatif menuju budaya modern yang progresif; (2) Perubahan budaya klasik yang spiritual menuju budaya pasar komersial; (3) Perubahan budaya teknologi klasik yang sederhana menuju teknologi kontemporer  yang canggih; (4) Perubahan budaya estetik yang klasik menuju budaya estetis yang modern; (5) Perubahan budaya energi dan makanan masyarakat Bali Hindu yang klasik menuju budaya energi dan makanan modern. Sementara implikasi yang ditimbulkan akibat adanya modernitas dalam upacara Bhatara Turun Kabeh tahun 2011 di Pura Besakih dapat dijelaskan antara lain : (1) Pengikisan nilai ngayah; (2) Terjadi komersialisasi atas nama agama; (3) Terputusnya pola pendidikan upacara bagi generasi muda bali hindu; (4) Terjadinya sekulerisasi dan rasionalisasi ajaran agama hindu; (5) Perilaku menyimpang yang menggoyahkan sendi religiusitas masyarakat Bali Hindu.

References

Abdullah, Irwan. 2006. Kontruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Agger, en. 2003. Teori Sosial Kritis. Terjemahan dari critical social theoreties oleh Nurhadi. Yogyakarta : Kreasi Wacana.

Ardika, I Wayan dan Darma Putra. (2004) Politik Kebudayaan dan Identitas

Pitana, I Gede. 2004. Dinamika Sosial Masyarakat Bali. Denpasar : Bali Post.

Soetriono dan Hanfie, Rita. 2007. Filsafat Ilmu dan Metodologi Penelitian. Yogyakarta : Andi.

Stuart-Fox, David. J. 2002. Pura Besakih: Puara, Agama, dan Masyarakat Bali. Denpasar: Pustaka Larasan, Udayana University Press; Jakarta: KITLV

Sudharta, Tjok. Rai & Gde Pudja, MA. 2001. Upadesa. Surabaya: Paramita.

Sugiyono. 2005. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : CV. Alfabeta.

Suka Yasa, I Wayan. 2010. Globalisasi dan Religiusitas Orang Bali: Perspektif Evolusionis (dalam Canang Sari Dharmasmrti mengenag Bhakti prof. Nala.
Penyuntung I Wyn Sukarma, I Wyn Budi Utama). Denpasar: Widya Dharma.

Suprayogo, Imam dan Tobroni. 2001. Metode Penelitian Sosial – Agama. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Suyadnya, I Gusti Lanang. (2009). ”Pengelolaan Lingkungan Pura Besakih dan Implikasinya Terhadap Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Karangasem”. (tesis) tidak diterbitkan. Denpasar: Universitas Hindu Indonesia.

Titib, I Made. 1998. Veda Sabda Suci Pedoman Praktis Kehidupan. Surabaya : Paramita.

Wijayananda, Ida Pandita Mpu Jaya. 2004. Panca Yajna. Surabaya: Paramita.

Aziz, Abdul. 2006. Esai-Esai Sosiologi. Jakarta : Diva Pustaka.

Bawa Atmaja, Nengah. 2001. Reformasi ke arah kemajuan yang sempurna dan holistik. Paramita: Surabaya.

Berger, Peter. L. 1994: Langit Suci: Agama Sebagai Realitas Sosisial (The sacred Cannopy) Jakarta: Pustaka LP3ES.

Etnik. Denpasar: Fakultas Sastra Universitas Udayana dan Balimangsi Press.

Gunadha, Ida Bagus. 2005. Agama Hindu dan Pariwisata Bali. Makalah disampaikan dalam Pemantapan Pramuwisata Madya Propinsi Bali.

Harahap, Oky Syeiful R. Tt. “Pengaruh Hegemoni dalam Dunia Pendidikan” tersedia dalam URL. http://www.pikiran-rakyat.com di unduh 14 April 2011.

Hendropuspito, D. 1983. Sosiologi Agama. Yogyakarta: Kanisius.

Hoed, Benny H. 2011. Semiotik & Dinamika Sosial Budaya. Depok: Komunitas Bambu.

Huda, Nurul. 2006. “Perihal Hegemoni dan Perang Posisi” tersedia dalam URL. http://nurulhuda.wordpress.com di unduh 14 April 2011.

Muzani, Sayful, Islam dalam Hegemoni Teori Modernisasi”, dalam Edy A. Effendy (ed), 1999. Dekontruksi Islam Madzhab Ciputat. Bandung: Zaman Wacana Ilmu.

O’dea, Thomas F. 1996. Sosiologi Agama Suatu Pengantar Awal. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada bekerjasama dengan Yayasan Gadjahmada.

Piliang, Yasraf Amir. 2005. Transpolitika: Dinamika Politik di Dalam Era Virtualitas. Yogyakarta & Bandung: Jalasutra.
Published
2013-01-01
How to Cite
Manuaba, I. M. (2013). Modernitas dalam Upacara Bhatara Turun Kabeh di Pura Besakih. LAMPUHYANG, 4(1), 59-75. https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v4i1.138
Section
Articles