Model Penanggulangan Pemanasan Global Melalui Reaktualisasi

  • I Wayan Gama Stkip Agama Hindu Amlapura
  • I Ketut Seken Stkip Agama Hindu Amlapura
  • I Gede Bandem Stkip Agama Hindu Amlapura
  • Ida Komang Wirnata Stkip Agama Hindu Amlapura
Keywords: Pemanasan Global, Tumpek Wariga

Abstract

Tujuan dari Penelitian ini adalah 1)menemukan  persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan Tumpek Wariga dalam rangka penanggulangan pemanasan global. 2) menemukan cara masyarakat dalam mereaktualisasikan pelaksanaan TumpekWariga. 3) Menemukan Model Penangulangan Pemanasan Global melalui reaktualisasi Tumpek Wariga. Penelitian ini dilakukan di kecamatan Kubu dengan informan sebanyak 125 orang. Informan ditentukan secara purposisf.  Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi dan wawancara. Metode wawancara digunakan untuk mengumpulkan data tentang persepsi masyarakat terkait perayaan Tumpek Wariga. Selanjutnya data tentang cara masyarakat mereaktualisasi pelaksanaan Tumpek Wariga dalam  menanggulangi pemanasan global (global warming) dikumpulkan dengan cara obsevasi. Datahasil penelitian dipaparkan secara deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis data didapatkan bahwa masyarakat Kubu memiliki persepsi perayaan Tumpek Warigabukan hanya sebatas ritual melainkan menanam pohon juga merupaka wujud perayaan Tumpek Warigawalau keduanya memiliki perbedaan terkait sarana yang digunakan. Semua informan merayakan Tumpek Warigadengan mempersembahkan sesajen ditujuakan kehadapan Bhatara Sangkara sebagai dewanya tumbuh-tumbuhan. Tujuan dari pelaksanan upacara tersebut adalah untuk memohon agar tumbuhan tersebut dapat hidup subur dan berbuah lebat. Dan masyarakat desa di Kecamatan Kubu memiliki pandangan perayaan Tumpek Warigadapat digunakan sebagai model penangulangan pemanasan global. Model penanggulangan pemanasan global melaui reaktualisasi Tumpek Wariga meliputi kegiatan reboisasi yang dilakukan secara kontinu. Sehingga tercipta keseimbangan secara horisontal dan vertikal sesuai dengan konsep Tri Hita Karana.

References

Adnyana, Gede Agus Budi. 2010. Rahinan Hindu Bali (Sebuah Pedoman Praktis). Gianyar: Gandapura.

Burn, Baumgartner dan Deviki. 1987. Manusia Keputusan Masyarakat Teori Dinamika antara Aktor dan untuk Human Sosial. Jakarta: Universitas Indonesia.

Hadi, Sumandiyo. 2006. Seni dalam Ritual Agama. Yogyakarta: Pustaka.

Kaler. 1983. Butir-butir Tercecer Adat Bali Jilid 1. Denpasar: Bale Agung.

Moleong, Lexy J. 2009. (ed. Revisi) Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

O’dea, Thomas F. 1996. Sosiologi Agama Suatu Pengantar Awal. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada bekerjasama dengan Yayasan Gadjahmada.

Subagiasta, I Ketut, 2006. Taywa hindu bagi pandita dan pemangku. Surabaya: Paramita.

Subagyo, P. Joko. 2004. Metode Penelitian Dalam Teori dan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. 2005. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : CV. Alfabeta

Sumarwoto. 1988. Ekologi dan Masalah Lingkungan di Indonesia. Yogyakarta: Liberty.

Suratmini, Ni Wayan. 2002. Agama Hindu. Jakarta: Ganeca Exact.

Triguna, IBG Yudha. 2011. Mangapa Bali Unik?. Jakarta: Pustaka Jurnal Keluarga.

Widyosiswoyo, Supartono, dkk. 2004. Ilmu Alamiah Dasar (IAD). Jakarta: Ghalia Indonesia.

Wiriasa, Putu Jaya. 2011. “Pengaruh Konsep Penghijauan dan Konsep Pembangunan Perumahan terhadap Konsep Daya Dukung Lingkungan pada Siswa Kelas X SMA Laboratorium Undiksha Singaraja”. Artikel (diterbitkan) dalam Jurnal Lampuhyang STKIP Agama Hindu Amlapura.
Published
2014-01-01
How to Cite
Gama, I. W., Seken, I. K., Bandem, I. G., & Wirnata, I. K. (2014). Model Penanggulangan Pemanasan Global Melalui Reaktualisasi. LAMPUHYANG, 5(1), 28-43. https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v5i1.156
Section
Articles