Eksistensi Folklor di Bali

  • I Wayan Jatiyasa Stkip Agama Hindu Amlapura
Keywords: variasi, eksistensi, folklor, Bali.

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan: (1) variasi folklor yang berkembang di Bali, (2) eksistensi folklor di Bali, dan (3) faktor yang mempengaruhi eksistensi folklor di Bali. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi (pengamatan di lapangan), dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif ditambah dengan teknik interpretasi dan argumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa folklor di Bali berkembang dalam tiga klasifikasi dengan berbagai variasi, yaitu folklor lisan (bahasa rakyat, paribasa Bali, pertanyaan tradisional, puisi rakyat, cerita prosa rakyat, saa, sesapan, japa mantra, nyanyian rakyat, dan pembicaraan adat); folklor sebagian lisan (kepercayaan rakyat, permainan rakyat, teater rakyat, tarian rakyat, adat-istiadat, upacara keagamaan, dan pesta rakyat); dan folklor tidak lisan, terdiri atas material (arsitektur Bali, kerajinan tangan, pakaian adat Bali, makanan khas Bali, minuman khas Bali, obat-obatan tradisional, alat musik rakyat tradisional, dan mainan tradisional) dan bukan material (bunyi kentongan/kulkul dan musik rakyat). Folklor Bali masih eksis, tetapi beberapa variasi mengalami degredasi karena tergeser perkembangan zaman. Faktor yang mempengaruhi eksistensi folklor Bali, yaitu faktor internal dan eksternal.

References

Antara, I Gusti Putu. 2008. Prosa Fiksi Bali Tradisional. Singaraja: Yayasan Gita Wandawa.

Babad Bali. TT. "Seni Drama". Dalam URL http://www.babadbali.com/seni/drama/dt-drama-gong.htm. Diakses tanggal 06 Mey 2013.

Bali Tours Club. TT. "Budaya dan Tradisi di Bali". Dalam URL http://wisata.balitoursclub.com/budaya-dan-tradisi-di-bali. Diakses tanggal 21 April 2013.

Brunvand, Jan Harold. 1968. The Study of Amerikan Folklore, An Introduction. New York: W. W. Norton and Co. Ltd

Cibita. 2010. "Jenis Tari Bali". Dalam http://www.balitaksu.com/bali-dance-kind?lang=id. Diakses tanggal 04 Mei 2013.

Danandjaja, James. 2002. Folklore Indonesia, Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Dundes, Alan (Eds.). 1965. The Study of Folklore. Englowood Chiffs, N. J. Prentice-Hall., Inc.

Jatiyasa, I Wayan. 2011. "Kemampuan Masatua Bali Siswa Kelas V SD Negeri Gugus II Kecamatam Abang Kabupaten Karangasem Tahun Pelajaran 2010/2011". Skripsi (Tidak Dipublikasikan). Denpasar: FPBS, IKIP PGRI Bali.

Rafiek, M. 2010. Teori Sastra. Kajian Teori dan Praktik. Bandung: PT Refika Aditama.

Sugianto. 2011. "Peran Folklore, Mitologi, Legenda dan Kedudukannya Sebagai Sumber Kajian Sejarah". Dalam URL http://serbasejarah.blogspot.com/2011/12/peran-folklore-mitologi-legenda-dan.html Diakses tanggal 10 Maret 2013.

Sukada, Made. 1987. Beberapa Aspek tentang Sastra. Denpasar: Penerbit Kayumas & Yayasan Ilmu dan Seni Lesiba.

Suyanto dan Jihad, Asep. 2009. Betapa Mudah Menulis Karya Ilmiah. Yogyakarta: Eduka.

Yuwono, Trisno dan Abdullah, Pius. 1994. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia Praktis. Surabaya: Arkola.
Published
2014-01-01
How to Cite
Jatiyasa, I. W. (2014). Eksistensi Folklor di Bali. LAMPUHYANG, 5(1), 61-76. https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v5i1.158
Section
Articles