Campur Kode dalam Komunikasi Antarpemandu Wisata di Candidasa

  • Ni Kadek Juliantari Stkip Agama Hindu Amlapura
Keywords: campur kode, komunikasi, pemandu wisata

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk dan faktor penyebab terjadinya campur kode oleh masyarakat Hindu  yang bekerja sebagai pemandu wisata di daerah Candidasa. Data dikumpulkan melalui observasi dengan teknik perekaman dan pencatatan, serta wawancara. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan teknit interpretatif dan argumentatif sesuai data yang terkumpul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga bentuk campur kode dalam komunikasi antarpemandu wisata di Candidasa, yakni campur kode bahasa Inggris dalam pemakaian bahasa Bali (campur kode ke luar), campur kode bahasa Indonesia dalam pemakaian bahasa Bali (campur kode ke dalam), campur kode campuran (bahasa Inggris dan bahasa Indonesia) dalam pemakaian bahasa Bali. Ada tujuh faktor  yang menyebabkan terjadinya campur kode, yakni (1) tidak baiknya penguasaan bahasa di kawasan wisata Candidasa, baik penguasaan bahasa Bali, bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, (2) adanya niat untuk menambah gengsi, (3) ingin menunjukkan kebolehan, (4) pencarian jati diri, (5) kebiasaan, (6) ingin bersenda gurau (melucu) dan (7) kesantaian (ketidakformalan) situasi pembicaraan.

References

Ali, Mahmud Jauhari. 2008. “Bahasa Indonesia, Film Nasional, dan Generasi Bangsa”. http://makalah-mahmud.blogspot.com/. Diakses 21 November 2009.

Alwi, Hasan dan Dendy Sugono. 2003. Politik Bahasa: Rumusan Seminar Politik Bahasa. Jakarta: Pusat Bahasa.

Barisanta. 2007. Campur Kode Bahasa Bali ke Dalam Bahasa Indonesia yang Dilakukan Guru dalam PBM di Kelas IV SD Negeri 3 Pejeng Kawan. Skripsi (tidak terbit). Jurusan PBSID, FBS, Undiksha

Nababan. 1992. Sosiolinguistik Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Perdana, Indra. 2009. “Interferensi Semantik Leksikal Bahasa Indonesia Dalam Terjemahan Indonesia-Jerman Mahasiswa Jurusan Sastra Jerman pada mata kuliah Übersetzung Indonesisch-Deutsch”. http://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/sastra-jerman/article/view/337. Diakses 21 November 2009.

Purwo, Bambang Kaswanti, Ed. 2000. Kajian Serba Linguistik. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.

Sumarsono. 2007. Sosiolinguistik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Sumarsono. 2009. Buku Ajar Sosiolinguistik. Undiksha Singaraja.

Suwito. 1983. Pengantar Awal Sosiolinguistik: Teori dan Problema. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Published
2019-07-01
How to Cite
Juliantari, N. K. (2019). Campur Kode dalam Komunikasi Antarpemandu Wisata di Candidasa. LAMPUHYANG, 10(2), 26-38. https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v10i2.180
Section
Articles