Sanggah Luh Perspektif Perkawinan dan Gender di Desa Pakraman Lebah Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem Provinsi Bali

  • I Made Regeg Stkip Agama Hindu Amlapura
Keywords: Sanggahluh, Perkawinan, Gender

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: 1) mengetahui pengemponSanggah Luh, 2) mengetahui hak dan kewajiban laki-laki yang menikahi Luh/gadis dari keturunan Sanggah Luh, 3) mengetahui hubungan antara hak dan kewajiban sanggah Luh dengan Gender.Untuk menjawab atau memecahkan permasalahan tersebut maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Jenis Penelitian; Penelitian ini adalah termasuk dalam penelitian Kualitatif. Metode penentuan  subjeknya adalah : Emperis. Subjek peneltiannya adalah semua krama desa Pakraman Lebah dan karena banyak subjek peneltian maka ditentukan sampel. Sampel yang digunakan adalah Purvusive Sampling. Metode pengumpulan datanya adalah: wawancara dan Pencatatan dokumen. Analisis data adalah Deskriftif dan induktif serta argumentatif.Dari analisis data, maka dapat disimpulkan hasil penelitian sebagai berikut :1) Pengempon dari sanggah Luh adalah semua daris garis keturunan Kumpi Ngatah dan kumpi Turut serta dari hasul pernikahan Luh/gadis yang nikah keluar garis keturuanan tetapi wajib menjadi pengempon di Sanggah Luh. 2) Hak dari Laki-laki yang menikahi gadis dari Sanggah Luh adalah 1) diberikan menggarap tanah pertanian yang dimiliki oleh keluarga istri, 2) diijinkan membangun rumah dilahan kelurga apabila suami sepakat, 3) Apabila ada Piodalan, krama mendapat bagian lungsuran Guling babi. Sedangkan kewajibannya adalah 1) Membayar peturunan pada saat piodalan dan pada saat membangun sanggah.2) ikut ngayah dalam membuat sanggah dan juga ngayah pada saat ada piodalan di Sanggah Luh.3) membuat banten untuk upacara di Sanggah Luh.3)  ada hubungan antara hak dan kewajiban laki-laki yang menikahi gadis dari keturunan Sangah Luh dengan Gender.Para krama agar memperhatikan hukum adat yang berlaku di sanggah Luh dalam melaksanakan perkawinan agar tidak terjadi kesalahan di kemudian hari. Bagi Kantor Kementrian Agama RI dan PHDI agar selalu memberikan Dharma wacana yang ada kaitannya dengan perkawinan adan hukum adat.

References

Anandakusuma, Sri Rsi, 1987. um upacara Rsi Yatnya.Denpasar Warta Hindu Dharma

Anwar, L. PH,Wadjis, tt. Nilai Filsafat Dalam Dunia Modern ini. Alumni Nadung

Arikunto, Suhartini. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta

Arhayasa,I Nyoman.1995. Petunjuk Teknis Perkawinan Hindu. Jakarta:Depag RI.

Arnati, N.W. 2002. Petunjuk Bahasa Pawiwahan Adat Di Bali. Denpasar : CV. Surya Raditya

Aryani, Ni Komang, 2004. “Upacara Sudhiwadani dalam Kaitannya dengan Perkawianan”, Karangasem: STKIP Agama Hindu tidak diterbitkan.

Cholid, Narboko dkk.2002.Metode Penelitian.Jakarta: Bumi Aksara.

Dwija, I Wayan. 2006. Metodologi Penelitian Pendidikan. Amlapura : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Emzir, 2008. Metoologi Penelitian Pendidikan.Penerbit PT Rajagrafindo Persada

Hadi Kusuma, H.Hilman, 2003. Hukum Perlawinan Indonesia menurut Pandangan hukum Adat Agama. Bandung: Bandar Maju.

Karda. tt .Metodelogi Penelitian. Bandung : Ganeca

Margono.2000.Metode Penelitian Pendidikan.Jakarta:PT Raja Grafindo Persada.

Purnama, 2009. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Jakarta:PT Raja Grafindo Persada.

Suati, Ni Nyoman, 2012. Skripsi. STKIP Agaama Hindu Amlapura.Napak Siti pada upacara Telu Bulanan di desa Tianyar Kecamatan Kubu , Karangasem. Tidak diterbitkan.

Suardana, I Ketut dan Gede Ngurah Sumpena. 1993. Metodologi Penelitian. Singaraja : STKIP Agama Hindu Singaraja.

Sudirga, I.B. DKK. 2004. Widya Dharma Agama Hindu. Jakarta : Ganeca Exact.

Sumerti, Ni Made, 2009. Peranan Wanita Hindu dalam meningkat Kesejahteran di Desa Pakraman Muntigunung, Kecamatan Kubu. Tesis (tidak diterbitkan).
Tim penyusun. 1991. Kamus Bahasa Bali. : surabaya. Paramita

Tim Penyusun Kamus Bali Indonesia,1996. Kamus Indonesia – Bali. Dinas Pendidikan

Tim Penyusun. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia.Jakarta : Balai Pustaka.

Tim Penyusun. 2009). Perkawianan Nyentana

Windia, W.P. DKK. 2009. Perkawinan Pada Gelahang Di Bali. Denpasar : Udayana University Press.
Published
2013-01-01
How to Cite
Regeg, I. M. (2013). Sanggah Luh Perspektif Perkawinan dan Gender di Desa Pakraman Lebah Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem Provinsi Bali. LAMPUHYANG, 4(1), 44-58. https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v4i1.137
Section
Articles