Arah Pengembangan Kurikulum Program Studi Bahasa Dan Sastra Indonesia Mendukung Merdeka Belajar Di Era Revolusi Industri 4.0

  • Putu Andyka Andyka Putra Gotama
  • I Wayan Artika Universitas Pendidikan Ganesha
Keywords: Kurikulum, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Merdeka Belajar, Industri 4.0

Abstract

Revolusi industri saat ini disebut dengan revolusi industry 4.0. Revolusi industry ini ditandai dengan lahirnya teknologi digital yang  berdampak masif terhadap hidup manusia di seluruh dunia termasuk dalam dunia Pendidikan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah merespons perkembangan tersebut dengan mengeluarkan kebijakan-kebiajakan yang mesti diterapkan dalam dunia pendidikan. Dalam pendidikan, kurikulum merupakan “rohnya” yang sifatnya dinamis mengikuti perkembangan zaman. Pengembangan kurikulum harus dilakukan sebagai respons atas perkembangan IPTEK, kebutuhan masyarakat, serta kebutuhan pengguna lulusan. Pengembangan kurikulum adalah istilah yang komprehensif, di dalamnya mencakup: perencanaan, penerapan, dan evaluasi. Dalam prinsip pengambangan kurikulum terdapat beberapa hal pokok, yakni prinsip umum dan prinsip khusus. Melihat perkembangan tersebut, Pendidikan Tinggi, melalui Program Studinya wajib untuk melakukan restrukturisasi kurikulum untuk dapat menyediakan fasilitas kemerdekaan bagi mahasiswa dalam belajar sesuai dengan kebijakan dari pemerintah. Hal ini berlaku untuk semua Prodi di Pendidikan Tinggi, salah satunya adalah Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dibahas tentang arah pengembangan kurikulum Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia mendukung merdeka belajar di era revolusi industri 4.0. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hakikat pengembangan kurikulum dan arah pengembangan kurikulum Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia mendukung merdeka belajar di era revolusi industri 4.0. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan empiris dan metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara serta studi kepustakaan. Adapun analisis data yang digunakan adalah Teknik analisis data kualitatif secara induktif. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini dinyatakan bahwa pengembangan kurikulum adalah sebuah proses yang merencanakan, menghasilkan suatu alat yang lebih baik dengan didasarkan pada hasil penilaian terhadap kurikulum yang telah berlaku sehingga dapat memberikan kondisi belajar mengajar yang baik. Pengembangan kurikulum harus pula memperhatikan kebutuhan pembelajaran Era Industri 4.0 dan Society 5.0, Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.   Suwandi (2020) menyatakan bahwa kurikulum pendidikan tinggi semestinya juga dikembangkan dengan mengacu pada teori pendidikan berdasarkan standar (standard-based education) atau pendidikan berbasis capaian (outcome-based education) dan kurikulum berbasis kompetensi (competency-based curriculum) atau kuriklulum berbasis capaian (outcome-based curriculum). Selama ini pembelajaran sastra hanya berada pada tataran permukaan saja pada mata Pelajaran/matakuliah di sekolah ataupun Perguruan Tinggi, sehingga Sastra belum bisa dijadikan basis dalam peningkatan nilai/karakter siswa/mahasiswa.  Oleh karena itu yang dibutuhkan tidak hanya pembaharuan kurikulum, namun juga guru atau dosen yang aktif mengapresiasi sastra baik dalam hal membaca buku sastra, menulis, mengalihwahanakan, termasuk apresiasi yang lain. Jika guru atau dosen aktif dalam mengapresiasi sastra, maka siswa/mahasiswapun akan termotivasi untuk mempelajari sastra. Kemudian, terkait dengan kurikulum yang berujung pada proses pembelajaran, sekarang ini yang dibutuhkan adalah suatu projek. Hal ini disebabkan karena pada dasarnya belajar sastra itu menginginkan outpun berupa karya. Karya yang dimaksud adalah karya sastra tertulis atau bentuk lain dalam apresiasi sastra. Hal ini mesti menjadi inti dari kurikulum sastra. Pengembangan kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia hendaknya mesti dilaksanakan. Kurikulum Pendidikan Tinggi secara anatomis terdiri atas: (1) Identitas Program Studi, (2) Evaluasi Kurikulum dan Tacer study, (3) Landasan Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum, (4) Rumusan Standar Kompetensi Lulusan dinyatakan dalam Capaian Pembelajaran Lulusan, (5) Penetapan Bahan Kajian berdasarkan CPL, (6) Pembentukan Mata Kuliah dan penentuan bobot sks, (7) Struktur Mata Kuliah, (8) Rencana Pembelajaran Semester, dan (9) Manajemen dan Mekanisme Pelaksanaan kurikulum (Suwandi, 2020). Pada dasarnya prinsip pengembangan kurikulum terdiri atas 2 bagian, yakni prinsip umum dan prinsip khusus. Prinsip umum pengembangan kurikulum tersebut terdiri atas relevasi,fleksibilitas, kontinuitas, praktis dan efesiensi, efektivitas. Sementara itu, prinsip khusus dalam pengembangan kurikulum berkaitan dengan tujuan pendidikan, isi pendidikan, proses pembelajaran, metode pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, dapat diberikan saran kepada para dosen hendaknya melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku dengan segala prinsip yang dikehendaki oleh kurikulum tersebut, para pengembang kurikulum dalam hal ini adalah Prodi diharapkan memperhatikan prinsip pengembangan kurikulum, baik prinsip umum maupun prinsip khusus dan peneliti lain diharapkan terus mengembangkan kajian sejenis karena pada dasarnya kurikulum itu dinamis, terus berkembang seiring perkembangan IPTEK dan kebutuhan industry.

References

Arifin, Zainal. 2012. Pengembangan Manajemen Mutu Kurikulum Pendidikan Islam. Jogjakarta: DIVA Press.

Baharun, Hasan, dkk. 2017. Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek. Yogyakarta: Pustaka Nurja.

Cantika, V., M. (2022). Prosedur pengembangan kurikulum (kajian literatur manajemen inovasi kurikulum). novasi Kurikulum - p-ISSN 1829-6750 & e-ISSN 2798-1363 Volume 19 No 2 (2022) 171-184. https://ejournal.upi.edu/index.php/JIK

Fadhillah, M. 2014. Implementasi Kurikulum 2013 dalam pembelajaran SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Gunawan, heri. 2012. Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Agama Inslam. Bandung: Alfabeta.

Howard, Judith.(2007).Curriculum Development.[online].Diakses dari :http://www.pdx.edu/sites/www.pdx.edu.cae/files/media_assets/Howard.pdf.

Malik Ibrahim, Maulana. 2023. Prinsip Pengembangan Kurikulum. https://www.researchgate.net/publication/367653682

Permendikbud 3 Tahun 2020. Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Jakarta: Kemdikbud.

Permendikbudristek 53 Tahun 2023. Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Jakarta: Kemdikbudristek.

Kepmendikbudristek 210/M/2023. Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Jakarta: Kemdikbudristek.

Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi di Era 4.0 untuk Mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka tahun 2020. Jakarta: Kemdikud.

Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. Jakarta 12 Januari 2012.

Rachman, F., Taufika, R., Kabatiah, M., Batubara, A., Pratama, F. F., & Nurgiansah, T. H. (2021). Pelaksanaan kurikulum PPKn pada kondisi khusus pandemi COVID-19. Jurnal Basicedu, 5(6), 5682-5691.

Rosyadi, Slamet. 2018. Revolusi Industri 4.0: Peluang dan Tantangan. Jakarta: Universitas Terbuka.

Suwandi, Sarwiji. 2020. Pengembangan Kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa (dan Sastra) Indonesia yang Responsif terhadap Kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dan Kebutuhan Pembelajaran Abad ke-21. Prosiding Seminar Daring Nasional: Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, 21 Oktober 2020. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/semiba/issue/view/956/

Syaodih, Nana Sukmadinata. 2014. Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Setiadi, Bradley dkk, Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum, Khazanah Pendidikan : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. XIV, No. 1 September 2020.

Tim Pengembangan MKDP Kurikulum dan Pembelajaran.(2011).Kurikulum dan Pembelajaran.Jakarta:PT Rajagrafindo Persada.
Published
2024-01-31
How to Cite
Putra Gotama, P. A., & Artika, I. W. (2024). Arah Pengembangan Kurikulum Program Studi Bahasa Dan Sastra Indonesia Mendukung Merdeka Belajar Di Era Revolusi Industri 4.0. Lampuhyang, 15(1), 74-87. https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v15i1.373
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)